Sembelit merupakan kondisi di mana pergerakan usus menurun atau sulit buang air besar untuk waktu yang lama. Sembelit atau yang punya nama lain konstipasi ini, umumnya diartikan sebagai kondisi buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu. Sembelit biasanya sembuh jika Anda mengubah gaya hidup Anda, namun sembelit kronik akan lebih sulit untuk diterapi dan biasanya merupakan gejala dari kondisi medis yang lain.

Sembelit adalah suatu kondisi di mana pergerakan usus menurun atau sulit buang air besar untuk waktu yang lama. Ekskresi feses yang tidak lancar mungkin terdengar seperti masalah sepele. Namun jika dibiarkan bisa mendatangkan risiko kesehatan yang lebih besar. Apalagi jika konstipasi terjadi begitu sering. Sembelit atau konstipasi umumnya diartikan sebagai kondisi buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu. Sembelit biasanya sembuh jika Anda mengubah gaya hidup Anda, namun sembelit kronik akan lebih sulit untuk diterapi dan biasanya merupakan gejala dari kondisi medis yang lain.

Penyebab Sembelit

Sembelit merupakan suatu keadaan di mana waktu transit makanan dalam usus berlangsung lebih dari 72 jam. Akibat banyak sisa-sisa makanan yang tertinggal terlalu lama, usus besar akan menyerap air makin banyak, sehingga membuat tinja menjadi keras dan kering. Pengeluaran tinja yang lambat terjadi akibat kebiasaan makan yang tidak sehat, kurang berolahraga, kebiasaan menunda buang air besar serta stres berlebih. Jika ini berlangsung terus menerus, lama kelamaan penderitanya akan berisiko terkena kanker usus besar.

1. Penyakit tertentu

Selain itu, penyakit tertentu yang dapat penyebabkan sembelit adalah diabetes, hipotiroid (tiroid yang kurang aktif), hiperparatiroid (paratiroid yang terlalu aktif), penyakit Parkinson, stroke, atau multiple sclerosis.

2. Efek samping obat-obatan

Efek samping obat-obatan tertentu seperti, suplemen kalsium atau besi, antasida yang mengandung aluminium, obat diuretik, analgesik yang mengandung opium (seperti kodein dan morfin), antidepresan, antiepileptik serta antipsikotik.

3. Gangguan pada otot yang mengerakkan usus

Kondisi ini dapat terjadi pada mereka yang kondisi otot panggul melemah atau dyssynergia.

4. Gangguan hormon

Terdapat beberapa hormon yang berfungsi untuk menyeimbangkan cairan. Apabila gangguan hormon terjadi, hal ini membuat cairan dalam tubuh tidak stabil sehingga bisa menyebabkan terjadinya sembelit. Sejumlah kondisi yang menimbulkan gangguan ini seperti diabetes dan kehamilan.

5. Gangguan usus

Kanker perut dan kanker kolorektal bisa terjadi karena adanya penyumbatan pada usus.

Cara Mengatasi Sembelit

Berikut ini adalah cara dan tips untuk mengatasi sembelit secara alami:

1. Perbanyak Konsumsi Air

Selain kadar air yang terlalu sedikit pada makanan, tubuh yang kekurangan cairan atau kondisi dehidrasi akan menyerap air lebih banyak dari makanan. Maka untuk mengatasinya konsumsilah air hingga memenuhi kebutuhan harian Anda atau sekitar dua liter per hari. Konsumsi air berkarbon atau air soda juga efektif mencegah dehidrasi, namun hindari minuman soft drink karena dapat memperburuk kondisi sembelit.

2. Konsumsi Serat Lebih Banyak

Makanan kaya serat cenderung lebih baik untuk menjaga kesehatan usus karena mempermudah pergerakan usus dan lebih mudah dicerna. Namun hal tersebut juga dapat memperburuk kondisi sembelit, bergantung kadar air dalam asupan dan jenis serat yang Anda makan. Dalam mengatasi sembelit, pilihlah serat yang sulit larut yang berasal dari gandum dan sayuran, karena lebih padat sehingga memudahkan usus untuk menggerakannya. Perlu diingat, jika Anda memiliki penyakit yang menghambat pergerakan usus seperti inflammatory bowel syndrome (IBS), batasi konsumsi serat dan perbanyak minum air.

3. Konsumsi Yoghurt atau Tape

Kondisi sembelit sering kali disertai dengan bakteri usus yang tidak seimbang. Bakteri usus diperlukan untuk produksi asam lemak dan asam laktat untuk memudahkan usus memindahkan bahan makanan yang telah dicerna. Oleh karena itu, konsumsilah makanan yang mengandung probiotik seperti tempe dan yogurt.

4. Konsumsi Gandum

Serat bersifat lembut dan membantu menggerakkan feses, kata Elaine Feldman, MD, profesor emeritus of medicine di Medical College of Georgia. Tapi Anda tidak harus mencekoki tubuh Anda dengan satu kotak gandum setiap hari. Tiga porsi sayuran, dua porsi buah-buahan, dan beberapa roti gandum sudah cukup untuk menggerakkan isi perut bersamaan. Termasuk kacang-kacangan yang juga bisa membantu membasmi sembelit.

Bagikan via :