1. Pengertian Obat Herbal

Obat herbal adalah obat yang bersifat organik atau alami yang diolah dari bahan-bahan alam dan dijadikan obat untuk tubuh kita. Obat herbal murni diambil dari saripati tumbuhan yang mempunyai manfaat untuk pengobatan, tanpa ada campuran bahan kimia buatan (sintetis) dan tanpa campuran hewan. Obat Herbal harus berasal dari tumbuhan (nabati) misalnya jahe, temulawak, kunyit, bawang putih, ginseng dan lain-lain. Jika suatu obat telah mengandung hewan maka ia tidak dapat disebut sebagai herbal lagi, melainkan masuk dalam katagori Obat Tradisional / Jamu yang masih dapat bercampur dengan bahan-bahan yang berasal dari hewan seperti telur atau tripang.

  1. Contoh Rempa-Rempah yang Bisa Anda Jadikan Obat Herbal:

Sangat banyak rempah-rempah yang bisa dijadikan obat herbal. Berikut kami sajikan beberapa jenih rempah-rempah yang bisa Anda olah menjadi obat herbal:

Bawang, belimbing sayur, cengkeh, daun dewa, jahe, jambu biji, jamur, kombucha, kencur, kunyit, mahkota dewa, mengkudu, lidah buaya, teh, temu lawak, pegagan, rosela, saga, sambiloto, sidaguri, sirih, dan yoghurt.

  1. Manfaat Obat Herbal

Manfaat Obat herbal sangatlah banyak, misalnya dapat memperbaiki sel-sel organ tubuh yang rusak dan dapat memberikan efek penyembuhan yang permanen. Berikut manfaat dari pengobatan secara alami dengan menggunakan obat herbal:

  • Penyembuhan murah dan alami

Obat herbal tidak menghambat kemampuan penyembuhan tubuh. Sebaliknya, obat-obatan ini dapat membuat proses penyembuhan menjadi lebih cepat dan tubuh bisa mempertahankan lingkungan internal yang ideal untuk penyembuhan. Terdapat banyak tumbuh-tumbuhan yang dapat merangsang berbagai macam kelenjar, mengaktifkan hormon-hormon tertentu. Hormon-hormon ini membawa sinyal tanda bahaya untuk memulai proses biologis tertentu, guna memulai proses penyembuhan.

  • Manfaat yang berkelanjutan

Banyak obat herbal disertai oleh intruksi khusus mengenai pola makan, istirahat, dan olahraga yang dapat membuat obat tersebut lebih mujarab, dengan cara mempersiapkan tubuh agar dapat merespon terhadap pengobatan dengan cara yang efektif dan diinginkan. Perubahan pola makan dan gaya hidup ini dapat membantu pasien memiliki tubuh yang lebih sehat. Ketika perubahan ini menjadi kebiasaan, kemungkinan terkena penyakit yang sama akan menjadi lebih kecil.

  • Membuat kekebalan tubuh semakin kuat (Imunitas)

Obat herbal juga membuat sistem imunitas menjadi lebih kuat, karena obat herbal cenderung memperbaik proses penyembuhan alami tubuh dan juga membenarkan kebiasaan tidak baik. Sebagai akibatnya, tubuh jadi lebih terlindungi dari serangan patogen-patogen.

  • Meningkatkan fungsi metabolisme & nutrisi

Sistem imun kuat dibarengi dengan pola makan dan gaya hidup yang baik meningkatkan metabolisme tubuh, sebagai akibatnya nutrisi dapat diserap dengan lebih baik. Karena itu kebanyakan pengobatan herbal melarang konsumsi junk food dan makanan yang mengandung stimulan seperti kafein. Alasannya, junk food tidak memberikan tubuh nutrisi yang cukup lengkap dan stimulan dapat menghambat pengobatan.

  • Resiko yang kecil

Tentunya resiko terkena efek samping dan alergi juga ada dalam mengkonsumsi obat herbal. Akan tetapi, meskipun “tidak ada efek samping” adalah pernyataan yang salah, kontradiksi obat herbal sangat minim ketika pengobatan dilakukan sesuai dengan yang diresepkan dan di bawah pengawasan ahlinya. Overdosis atau konsumsi tanpa pengawasan seorang ahli dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan, mulai dari sakit perut sampai kematian.

  1. Kelemahan Menggunakan Obat Herbal
  • Membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan khasiat obat sehingga harus dikonsumsi secara rutin.
  • Sulit mendapatkan bahan dasar obat yang dimaksud jika harus dalam bentuk segar (untuk mengurangi masalah ini sekarang telah dibuat dalam berbagai ekstrak).
  • Khasiat obat yang membutuhkan waktu relatif lama, maka tidak dianjurkan untuk gangguan kesehatan yang gawat darurat. Misal asma pada keadaan serangan, jantung saat serangan, perdarahan, patah tulang, infeksi yang membutuhkan penanganan cepat, dan lain-lain.
  • Membutuhkan motivasi tinggi karena jalan yang ditempuh kurang familier di kalangan masyarakat umum.
  • Bahan baku belum standar.
  • Bersifat higroskopis serta volumines.
  • Belum dilakukan uji klinik.
  • Mudah tercemar berbagai jenis mikroorganisme
  1. Keuntungan Menggunakan Obat Herbal
  • Efek samping sangat kecil karena berasal dari sumber alami.
  • Menghilangkan akar penyakit. Efek obat herbal bersifat menyeluruh, sehingga tidak hanya mengobati penyakit tapi juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.
  • Bahan-bahannya mudah didapat. Tanaman obat herbal banyak ditemukan disekitar kita dan dapat dengan mudah dibudidayakan.
  • Bebas dari racun/toksin. Obat herbal mengandung zat anti racun dan memiliki kemampuan mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
  • Bahan mudah diolah. Tidak perlu teknologi tinggi untuk mengolah obat herbal. Sangat sederhana.
  • Bisa mengobati banyak penyakit secara bersamaan. Obat herbal tidak hanya berkhasiat menyembuhkan satu penyakit, tetapi dapat digunakan untuk pengobatan lebih dari satu penyakit.
Bagikan via :