Semua orang pasti pernah pilek, dengan gejala bersin-bersin, hidung tersumbat maupun meler. Dalam setahun, orang dewasa setidaknya terserang pilek dua atau tiga kali. Sebuah studi oleh Amerika Medial Association memperkirakan ada 500 juta orang terkena pilek atau comon cold setiap tahunnya. Berbeda dengan flu, pilek umumnya disebabkan oleh rhinovirus. Pilek pun biasanya hanya terjadi beberapa hari saja sehingga tak perlu obat-obatan khusus untuk mengatasinya. Pilek adalah kondisi ketika hidung mengeluarkan ingus atau lendir, baik sesekali maupun terus-menerus. Lendir yang keluar dapat terlihat bening, hijau, atau kekuningan. Teksturnya bisa encer atau kental, tergantung kepada penyebab yang mendasarinya.

Lendir diproduksi oleh saluran udara di dalam hidung yang disebut sinus. Fungsi lendir adalah menjaga kelembapan saluran napas, serta mencegah kotoran dan kuman masuk ke paru-paru. Pilek merupakan gejala dari suatu kondisi atau penyakit. Pada beberapa kasus, pilek dapat disertai oleh beberapa gejala lainnya, seperti batuk, bersin, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, tubuh terasa lelah, dan demam. Nah, bagi Anda yang sedang mengalami pilek tidak perlu khawatir karena pada artikel ini kami akan memberikan Anda tips untuk mengobatinya. Apa saja? Berikut ulasannya:

1. Minum Banyak Air Putih

Banyak minum akan memenuhi kebutuhan cairan tubuh yang memang sedang meningkat saat seseorang terserang pilek, terutama yang disebabkan oleh influenza dan common cold. Banyak minum juga membantu mengecerkan lendir, baik berupa dahak ataupun ingus sehingga akan lebih mudah dikeluarkan dan tak sampai menyumbat hidung. Berbagai jenis minuman boleh dikonsumsi, seperti air putih, jus buah, teh hangat, dan wedang jahe. Namun, minuman yang menyebabkan tubuh membuang air secara berlebihan harus dihindari, seperti kopi (kafein) dan minuman beralkohol.

2. Menghirup Uap Teh Panas

Secangkir teh penas tak hanya bisa menghangatkan tubuh. Seperti dikutip dari Health.com, sebelum meminumnya, Anda bisa menghirup uap dari teh panas itu untuk melegakan hidung yang tersumbat. Dokter THT, Murray Grossan, MD dari Cedars-Sinai Hospital, Los Angeles mengatakan, ia rutin minum teh hitam atau teh hijau panas yang dicampur lemon dan madu. Menghirup uap teh panas bermanfaat untuk merangsang silia atau folikel rambut di hidung mengeluarkan kuman. Murray menjelaskan, lemon akan membantu mengencerkan lendir atau ingus, sedangkan madu sebagai antibakeri.

3. Mengkonsumsi Vitamin C

Konsumsi vitamin C dalam dosis besar dipercaya dapat membantu mengurangi lamanya pilek berlangsung. Akan tetapi, tingkat keberhasilanya berbeda-beda setiap orang. Dosis aman vitamin C tak lebih dari 1000-2000 mg per hari. Jika terlalu banyak bisa membuat Anda malah sakit perut. Vitamin C dinilai sangat penting untuk pertumbuhan jaringan dan sebagai antioksidan. Namun, menurut Madline Plus, suplemen vitamin C dosis tinggi sebaiknya dihindari saat hamil atau memiliki penyakit ginjal.

Bagikan via :